Fungsi Skrotum

struktur dan fungsi skrotum

Gambar Skrotum dan Fungsinya – Halo sobat pembaca semuanya kembali lagi bersama kami di sherryanand.com yang dimana kali ini kami akan membahas tentang fungsi dari skrotum. Yuk langsung simak penjelesannya dibawah ini.

gambar skrotum dan fungsinya

Skrotum atau biasa disebut dengan Testis merupakan salah satu organ yang begitu penting pada suatu sistem reproduksi pada pria. Fungsi dari skrotum atau testis ialah untuk membuat atau memproduksi sperma dan juga hormon testosteron. Karena dengan peranan yang penting, kesehatan siskrotum atau testis itulah yang haruslah kita selalu jaga, supaya tidak terkena dari segala macam gangguan yang bisa berakibat fatal bagi testis atau skrotum ini.

Baca Juga: Fungsi Vas Deferens

Setiap laki-laki pasti mepunyai sepasang testis, yang panjang dari testis itu sekitar 5 cm. Testis atau skrotum ini tumbuh pada saat awal pubertas, yaitu sekitar umur 10 sampai umur 13 tahun. Pada saat testis itu tumbuh, kulit untuk pembungkus testis yang biasa dikenal dengan nama skrotum akan cendrung berubah menjadi berwarna lebih gelap, akan ditumbuhi rambut, dan serta akan menggantung ke arah bawah.

Pengertian Skrotum

fungsi testis

Skrotum ialah kantung kulit eksternal atau luar yang tipis yang berada didalam sistem reproduksi laki-laki dan testis tersebut terbagi dua kompartemen, disetiap kompartemennya itu berisi satu dari kedua testis tersebut, yang satu kelenjar yang akan menghasilkan sebuah sperma, dan yang satu itu dari epididimida, yang dimana tempat sperma yang dihasilkan itu disimpan. 

Bagian-bagian pada Skrotum

struktur dan fungsi skrotum

Skrotum itu terdiri dari 6 lapisan. Dari lapisan yang paling dalam sampai lapisan pada bagian yang terluar. Nah inilah lapisan-lapisan nya sebagai berikut, yang pertama yaitu tunik atau vagina testis (yang berisi dua daun yaitu visseral dan juga parietal), yang kedua tunik berserat, yang ketiga otot kremaster, yang keempat fascia Cooper, yang kelima itu dartos, dan bagian yang terakhir adalah kulit.

Lapisan dartos akan bertanggung jawab sebagai membersihkan kulit, dan sedangkan lapisan kremaster berfungsi sebagai pengangkat testis dan juga menempatkannya lebih dekat pada perut. Karena sikulit yang menutupi siskrotum itu sangatlah fleksibel, dan otot akan disukai untuk berkontraksi sebelum terjadinya rangsangan, contohnya dingin.

Fungsi dari Skrotum

Fungsi skrotum merupakan penjaga suhu testis supaya suhu tetap optimal yaitu suhunya harus di bawah suhu tubuh. Pada tubuh manusia, suhu pada testis sekitar suhu 34 °C. Pengaturan suhu ini dilakukan dengan melonggarkan atau pun mengeratkan skrotum, agar sitestis dapat bergerak mendekat ataupun menjauhi tubuh. Testis juga akan diangkat untuk mendekati tubuh pada saat suhu dingin dan juga bakal bergerak untuk menjauh pada saat suhu panas.

Gangguan yang bisa terjadi pada skrotum

Gangguan pada skrotum biasanya disebabkan dari beberapa kondisi, contohnya saja, meliputi:

  • Yang pertama yaitu penyakit menular seksual, contohnya saja penyakit chlamydia.
  • Yang kedua yaitu cedera pada testis, contohnya ditendang atau juga dipukul.
  • Yang ketiga yaitu penyakit Varikokel, yaitu pembengkakan pada pembuluh darah vena yang juga mengalirkan darah terus keluar dari bagian testis.
  • Yang ketiga dapat menyebabkan Kanker testis.
  • Yang keempat yaitu Penimbunan cairan diarea yang mengelilingi sitestis dan kondisi ini biasanya dikenal dengan istilah hidrokel.
  • Penyakit Torsio testis, yang dimana kondisi sibuah zakar itu terpuntir, dan rasanya itu terasa amat nyeri.

Ukuran skrotum

Ukuran skrotum itu sangat bervariasi sesuai dengan usia kalian, temperatur dan juga pada saat melakukan hubungan intim. Ukuran pada skrotum itu akan terus bertambah besar pada saat mulai masa pubertas dan suhu tubuhpun ikut berperan dalam hal pembesaran siukuran skrotum.

Pada saat kalian berhubungan intim, maka ukuran siskrotum akan terus bertambah sampai dua kali lipat dan akan kembali normal pada saat setelah selesai berhubungan. Ukuran kedua testispun sangat bervariasi, salah satu yaitu testis yang bagian kanan itu akan lebih besar ukurannya dibandingkan dengan testis yang sebelah kiri.

Dan itulah pembahasan kali ini tentang fungsi dari skrotum sendiri dan semoga dengan artikel ini dapat membantu kalian dan juga terimakasih sudah berkunjung dan membaca.